Bimbingan Konseling (BK) SMK Putra Indonesia Malang (SMK PIM) kembali menggelar seminar parenting bertajuk “Pola Asuh Orang Tua untuk Strawbery Generation” 2/9 lalu. Kegiatan yang Di ikuti oleh seluruh wali murid kelas X ini menghadirkan dr. Frilya Rachma Putri, Sp.KJ(K) dokter spesialis kejiwaan sub spesialis kejiwaan anak dan remaja Departemen Psikiatri FKUB/RSSA.
Marisa Damayanti, S.Pd selaku ketua panitia SMK yang mempunyai jargon kerjo oyi kuliah oyi ini menyampaikan bahwa tujuan seminar ini memberikan wawasan kepada orang tua mengenai karakteristik remaja yang disebut strawberry generation. ”Bagaimana orang tua memberikan pola asuh yang sesuai untuk mereka (strawberry generation) supaya bisa memperbaiki apa yang menjadi kelemahannya, serta sekolah bersinergi dengan orang tua untuk menjadikan peserta didik dan lulusan SMK PIM, menjadi insan yang unggul dan tangguh dengan semangat tidak mudah menyerah”. Ucapnya.

Saat memaparkan materi, Frilya menjelaskan kepada orang tua generasi strawberya adalah generasi muda yang kreatif dan memiliki banyak ide cemerlang, tapi mudah hancur ketika mendapat tekanan sosial. “Mereka menjadi tidak mau bekerja keras karena menyerah dengan tekanan yang ada sedangkan Generasi strawbery itu sendiri ingin mendapat sesuatu secara instan. Padahal, tidak semua hal bisa didapatkan secara instan. Harus ada proses untuk mencapai kesuksesan. Jika mereka mengalami kesulitan, mereka cenderung lari dan tidak mau menghadapinya.” Jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan walaupun dikenal sebagai generasi yang lembek atau mudah rapuh, tetapi generasi strawbery memiliki sisi positif yang patut dibanggakan yaitu menyukai tantangan, tidak takut menyampiakan pendapat, mengikuti perkembangan zaman dan kreatif. “Maka dari itu tugas orang tua kepada generasi strobery perlu memberikan pola asuh kepada anak-anak untuk belajar menghadapi tantangan, mempelajari ketrampilan hidup, pendidikan karakter dan Mengembangkan ketahanan emosional dan mental, sehingga anak generasi strawbery bisa menjadi insan yang tangguh”, imbuhnya.
