SMK Putra Indonesia Malang (SMKPIM) didapuk MTs Khadijah (Madsaka) Malang menjadi fasilitator pendamping/ guru tamu dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA). Proyek tersebut mengusung tema “Pure Nadhifa” dengan produk yang dihasilkan antara lain sabun cuci piring dan sabun cuci tangan berpewarna alami. Lima personil SMK PIM yang ahli dibidang produksi produk kesehatan perbekalan rumah tangga diterjunkan untuk mendampingi kegiatan tersebut, 6-7 Mei Lalu.
Atik Dina Fitria, S.Pd., M.Pd., Gr menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan gayung bersambut dari kunjungan pimpinan pada 26 Februari 2024 lalu. “Tim kami (waka kurikulum) waktu itu hadir menawarkan kerjasama kemitraan, yang salah satu kerjasamanya yaitu guru tamu mengajar KBM IPAS, kolaborasi kegiatan P5 dan uji mutu produk. Penawaran tersebut disambut baik oleh pihak Madsaka karena sesuai dengan tema P5 yang diprogramkan di semester genap.” Ungkapnya.

 

Lebih lanjut Atik, Kepala SMK yang mempunyai Konsentrasi keahlian Teknik Kimia Industri dan Farmasi Industri ini menjelaskan bahwa tim SMK telah menindaklanjuti kegiatan ini dan pihak Madsaka membutuhkan bantuan pendampingan pembuatan dan uji mutu produk sabun cuci piring dan sabun cuci tangan berpewarna alami untuk kelas VII. “tim kami telah mempersiapkan produk tersebut dengan proses trial sebelumnya, karena ada penambahan pewarna bahan alam perlu uji stabilitas warna dan bau.”paparnya.

Eko Wardoyo, S.Pd Kepala Madsaka menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah diprogramkan dengan rentang waktu tertentu (blok 4 hari berturut-turut).” Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi proyek, diskusi kelompok, produksi desain label kemasan, produksi sabun, pengemasan-pelabelan dan pembuatan video iklan.” Terangnya. Lebih lanjut, Dra. Najmah selaku koordinator P5-P2RA menuturkan peserta didik sangat antusias dengan proyek ini bahkan peserta didik kelas IX menyampaikan ingin mendapat pengalaman praktik seperti adik kelasnya, yaitu sabun yang ditambahkan dengan bahan alam sebagai pewarna. “Peserta didik sangat antusias dalam menyiapkan bahan tambahan dari alam, pewarna alami dari kunyit, buah naga, bunga telang, daun suji dan bahan pewarna lainnya yang mudah dijumpai disekitar. Produk ini akan di pamerkan sekaligus dijual kepada orang tua peserta didik kelas VII saat pengambilan rapor semester genap tahun pelajaran 2023/2024”. Pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *