PIPELS TERATAS DI UJI SENSORI, MURID SMK PIM UNJUK KUALITAS PRODUK COOKIES
MALANG – SMK Putra Indonesia Malang (SMK PIM) kembali menghadirkan pembelajaran berbasis industri melalui kegiatan Meet Expert Kelas Industri Cookies bersama PT Garudafood Putra Putri Jaya. Dalam kegiatan ini, murid belajar langsung dari praktisi industri sekaligus melakukan uji sensori lima produk cookies yang mereka kembangkan.
Salah satu kelompok yang mencuri perhatian adalah tim pembuat Pipels, pie apel mini buatan murid kelas cookies. Kelompok ini terdiri dari Xavier Alpha Kriswara, Rafi Rizqiyadi, Alza Queesheila Dian Syahrul, dan Arsyad Abrysam. Xavier, sebagai perwakilan tim, menyampaikan bahwa pembuatan Pipels tidak terlalu sulit, namun memerlukan ketelitian tinggi terutama pada isian apel. “Isiannya harus konsisten. Kalau tidak teliti, rasa bisa berubah,” jelasnya.
BACA JUGA : KEREN! SISWA SMK PIM CIPTAKAN GANTUNGAN KUNCI GLOW IN THE DARK
Keunggulan Pipels ada pada tampilannya yang berbeda dibanding produk sejenis di pasaran. Dari uji sensori internal, aroma apel disebut sudah kuat, rasa lebih stabil, dan tekstur meningkat dibanding versi sebelumnya. Hanya warnanya yang masih dinilai kurang menarik. “Kami disarankan menambahkan kuning telur agar warnanya lebih hidup,” tambah Xavier. Timnya berharap Pipels bisa terus berkembang dan disukai lebih banyak orang.
Materi utama disampaikan Dian, Section Head Lab PT Garudafood Putra Putri Jaya, yang memberikan pembekalan uji sensori dengan parameter aroma, warna, tekstur, dan rasa. Panelis terdiri dari murid kelas cookies, kelas cat, serta guru. Lima produk diuji: Kuma Kuma, Gobit, Cikuk, Pipels, dan Barelle. Hasilnya, Pipels memperoleh skor tertinggi 4,15, disusul Barelle 4,13; Cikuk 4,08; Gobit 4,00; dan Kuma Kuma 3,68.
Guru Kelas Cookies, Elisabeth Kristiawati, S.Pd., MM., menambahkan hasil uji ahli yang diberikan oleh Bu Dian. Dalam uji tersebut, Cikuk meraih nilai sempurna lima, sementara Kuma Kuma, Gobit, dan Pipels berada di angka empat. Dari penilaian Pak Aldi, Cikuk kembali menjadi yang terbaik sehingga murid pembuatnya memperoleh bingkisan dari PT Garudafood.
Kegiatan Meet Expert ini menjadi sarana murid untuk memahami standar industri sekaligus menguji kualitas produk yang mereka ciptakan. Melalui kolaborasi ini, SMK PIM berharap kemampuan murid dalam pengembangan produk pangan semakin matang dan kompetitif.
